Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2008

Mahasiswa, -seharusnya- tak sekedar membaca

leh : A. Malik Mughni*

”Kamu suka baca?”
“Ya saya suka baca, baca SMS, baca diktat ketika ujian berlangsung, baca makalah ketika ada tugas presentasi, baca leaflet ketika ikut demo, dan baca pamphlet yang bertebaran di kantin kampus!”
Dialog imajiner itu mungkin mencerminkan sebagian realitas Mahasiswa saat ini. Membaca bagi Mahasiswa tentu bukan hal yang sulit dilakukan, sebab selain telah tuntas mengikuti program wajib belajar yang dicanangkan pemerintah Indonesia sejak era Orde Baru, predikat Mahasiswa sebagai _ubsta intelektual, juga berkonsekwensi pada pembangunan sikap terpelajar, diantaranya dengan kebiasaan membaca.
Meski terlalu sederhana, asumsi tersebut setidaknya dapat mewakili kesimpulan umum, bahwa membaca telah mengkultur, atau bahkan menjadi semacam social heritage (warisan sosial) di kalangan Mahasiswa. Jika merujuk pada definisi membaca ala Jack.C. Richard, John Plat, dan Heidi Plat, bahwa membaca adalah melihat teks untuk memahami isinya, maka minat baca Mahasisw…