Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2008

Masih adakah nalar & moral akademis saat ini?

Sebuah catatan kecil tentang realitas kampus yang lucu.
(Oleh : Abdul Malik)

Maunya selalu memberantas kemiskinan, tapi ada yang selalu kuras uang rakyat//Ada yang sok aksi buka mulut, protas-protes, tapi mulutnyaselalu beraroma Alkohol//Maunya selalu menegakkan keadilan, tapi masih saja ada sisa hukum rimba//Ada yang coba-coba sadarkan penguasa, tapi sayang yang coba sadarkan, sadar aja gak pernah//Setiap hari mabok mengoceh soal politik// setiap hari korup, mengoceh soal krisis ekonomi//Perutnya kekenyangan bahas soal kelaparan//Selalu monopoli, mengoceh soal pembantaian//Setiap hari mengomel soal kebobrokan//Yang muda mabok, yang tua korup//Jayalah negeri ini// jayalah negeri ini!
(Distorsi,Ahmad Band)
Penggalan lirik karya Ahmad Dhani itu ditulis di awal era reformasi. Cerita yang mencerminkan realitas bangsa Indonesia saat itu. Hedonisme, Politik berpanglima uang dan kekuasaan untuk kerabat segolongan. Realitas yang masih terjadi hingga saat ini (dan tahun ini menjalar di kampus IAIN…

Jubah berbalut darah

negeriku kini ramai dikunjungi para peziarah
suci, berjubah tapi haus darah
jubahnya yang selayak zirah
tak mempan ditebas pisau logika
peluru rasio tak mampu tembus kulit nalar mereka.


bermodal Jubah berhias janggut dan surban yang dibalut,
mereka datang , menjadi begawan, menculik muda-mudi
kaumku punah dijajah.








tag