Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2008

Laporan Investigasi

Apakah semua wartawan menjalankan investigasi? 

Oleh : Andreas Harsono (dari www,Pantau.or.id)

Jawabnya bisa ya bisa tidak. Sebagian wartawan mengatakan setiap reporter seorang investigator. Namun ada yang mengatakan tidak. Wartawan yang ikut pertemuan pers, menyodorkan tape recorder dan kadang-kadang terima amplop, pasti bukan seorang investigator.

Ada juga yang berpendapat setiap wartawan seyogyanya menjadi seorang investigator. Atau dipertajam lagi, ada yang mengatakan bahwa setiap wartawan harus bisa menjadi seorang investigator. Entah itu wartawan liputan kota atau reporter bisnis. Bahkan wartawan yang bertugas meliput mode juga bisa jadi investigator. Logikanya, kejahatan tak mengenal bidang-bidang liputan. Di mana-mana bisa terjadi kejahatan.

Sebagian wartawan juga mengatakan bahwa investigasi adalah pekerjaan jurnalisme yang dikaitkan dengan upaya membongkar apa-apa yang kesalahan dan dirahasiakan. Namun apakah membongkar skandal antara seorang redaktur dengan mantan sekretarisn…

mimpi di bisu sahara

Malam ini aku ingin bermimpi di bisu sahara,
sebab damai telah lama menghilang dari hatiku.
Beban, tanggung jawab, ambisi dan mimpi, menggurita dihimpit asa yang kian lara
hadapi nyata.
Aku benci melankoli yang menendang-nendang di hati dan otakku. Seperti onak
duri yang menusuk
luka. Melankolisme melumpuhkan semua adrenalinku.
Lemah, putus asa dan seolah tak ada celah tuk berharap..Padahal aku sedang berada di persimpangan, yang penuh rambu-rambu.
mestinya kusegera melangkah, tak terlena dalam gelapnya lorong yang sempat kulalui.
Mestinya aku menyapa jejak-jejak para pendahulu yang nyata di depan mata.
Secercah cahaya di ufuk sana menebar harum kesturi, di ujung lain jejak-jejak itu janjikan taman surgawi. Semangat itu telah pudar, meski mimpi-mimpi masih menghantu.




Cinta Sedebur Ombak

Debur ombak tak lagi menepi, Aku terjaga di tenangnya lautan. Secercah sinar bangkitkan pesonaku Kala
Hamparan cahaya di seberang karang Memaksaku tuk heningkan diri Terhenti bermain ombak
Ingin ku raih cahaya itu Meski karang curam menghadang
Ingin kurasa hangat sinarnya, Meski secercah
Hembusan badai kabari aku tentangnya Sedia kugenggam dengan syarat; Buatkan ia sebagan kasih Taklukkan jala cintanya